Fibrilasi atrium yang disebabkan oleh olahraga, bisakah sembuh dengan sendirinya?

Fibrilasi atrium yang disebabkan oleh olahraga umumnya merupakan fibrilasi atrium fisiologis dan harus dihentikan dan diistirahatkan selama beberapa saat; namun, fibrilasi atrium patologis tidak dapat disembuhkan dengan sendirinya.
Fibrilasi atrium dibagi menjadi fibrilasi atrium fisiologis dan fibrilasi atrium patologis. Fibrilasi atrium fisiologis dapat dilihat pada orang normal, dan sering terjadi setelah gugup, perubahan suasana hati, begadang atau olahraga berat. Namun demikian, pasien harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut guna menyingkirkan fibrilasi atrium patologis, seperti elektrokardiografi.
Fibrilasi atrium patologis adalah salah satu jenis aritmia jantung yang paling umum dan serius. Denyut atrium dapat mencapai 300 denyut per menit selama episode fibrilasi atrium, dan kondisinya dapat memburuk seiring bertambahnya usia, dan umumnya tidak dapat disembuhkan sendiri. Prevalensi fibrilasi atrium berkaitan erat dengan penyakit arteri koroner, tekanan darah tinggi, dan gagal jantung. Palpitasi, pusing, sesak dada dan sesak napas adalah gejala yang umum terjadi pada pasien fibrilasi atrium.
Ketika fibrilasi atrium terjadi, Anda harus secara aktif berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti petunjuk dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.