Nilai dan aplikasi CT spiral 64-baris atrium kiri dan pencitraan vena pulmonalis dalam ablasi frekuensi radio fibrilasi atrium Tujuan: Ablasi linier vena pulmonalis sirkumferensial adalah teknik intervensi yang umum digunakan untuk fibrilasi atrium (AF) dalam beberapa tahun terakhir, yang membutuhkan pemahaman akurat tentang anatomi yang sebenarnya oleh operator. 64-baris CT spiral atrium kiri dan pencitraan vena pulmonalis dapat memberikan informasi anatomi pra operasi dan pasca operasi yang terperinci. Dalam penelitian ini, pencitraan CT spiral 64-baris atrium kiri dan vena pulmonalis dilakukan dan dianalisis secara morfologis pada sampel besar dua pasien untuk memandu ablasi fibrilasi atrium dan untuk menilai prognosis. METODE: Pencitraan CT spiral 64-baris atrium kiri dan vena pulmonalis dilakukan pada 232 pasien (146 pada kelompok fibrilasi atrium dan 86 pada kelompok kontrol) untuk membandingkan kejadian variasi anatomi pada vena pulmonalis pada kelompok fibrilasi atrium dan kelompok kontrol, untuk mengukur diameter dan morfologi setiap bukaan vena pulmonalis, dan untuk mengamati ukuran atrium kiri dan morfologi auricle atrium kiri. HASIL: Pencitraan CT spiral 64-baris atrium kiri dan vena pulmonalis memberikan informasi rinci tentang modus hubungan antara atrium kiri dan vena pulmonalis dan variasi anatomi vena pulmonalis, yang menyumbang 16,8% dari total ukuran sampel dalam penelitian ini. Pada semua kelompok, bukaan vena pulmonalis berbentuk oval dengan diameter atas dan bawah lebih besar daripada diameter anterior dan posterior. Diameter bukaan vena pulmonalis berbeda secara signifikan dari diameter internal atrium kiri pada kelompok fibrilasi atrium dan kelompok kontrol. Kesimpulan: Pencitraan CT spiral 64-baris atrium kiri dan vena pulmonalis tidak hanya merupakan metode yang berguna untuk memahami variasi anatomi vena pulmonalis dan atrium kiri sebelum ablasi linier dari vena pulmonalis sirkumferensial, tetapi juga hasil analisis morfologi dari penelitian ini dapat mengevaluasi lebih lanjut fungsi dan risiko atrium, yang merupakan pedoman penting untuk perawatan intervensi.