Cara Mengobati Peningkatan Bilirubin dan Penurunan Albumin

Peningkatan bilirubin dan penurunan albumin sering terjadi pada sirosis dan gagal hati yang disebabkan oleh berbagai alasan, termasuk pengobatan penyebabnya, misalnya, hepatitis B kronis dapat diterapkan pada entecavir, dan asam ursodeoxycholic serta pengobatan pelindung hati lainnya, serta pengobatan komplikasi, misalnya, sejumlah besar pasien dengan asites dapat ditransfusikan dengan albumin, diuretik. 1. Pengobatan: Hepatitis B kronis harus diobati dengan terapi antivirus seperti entecavir dan tenofovir; penyakit hati alkoholik harus diobati dengan tidak minum alkohol dan tidak mengonsumsi makanan yang mengandung alkohol; sirosis bilier sekunder harus diobati dengan pembedahan untuk meringankan penyumbatan empedu. 2. Terapi hepatoprotektif: adenosylmethionine, asam ursodeoxycholic, diammonium glycyrrhizinate, terapi infus intravena jika diperlukan, seperti promotor pertumbuhan hepatosit, glutation tereduksi, sediaan asam glikyrrhizat, dan sebagainya. 3. Pengobatan komplikasi: infus albumin, furosemid, diuretik spironolakton untuk pasien dengan albumin rendah dan asites dalam jumlah besar; splenektomi untuk pasien dengan hipersplenisme; perdarahan akibat pecahnya varises esofagus harus dihentikan, rehidrasi, transfusi darah, dan pembedahan endoskopi bila perlu. Penurunan albumin yang meningkat harus dibawa ke rumah sakit, di bawah bimbingan perawatan dokter.