Pasien yang mengalami robekan retina biasanya tidak mengalami peningkatan suhu tubuh.
Robekan retina adalah penyakit umum pada fundus mata, biasanya disebabkan oleh trauma mata, miopi tinggi, dan faktor lainnya. Ketika robekan retina terjadi, pasien mungkin tidak mengalami gejala yang disadari atau mungkin hanya mengalami ketidaknyamanan seperti sensasi berkedip pada mata, tetapi biasanya tidak menyebabkan gejala sistemik seperti demam. Jika pasien mengalami demam, biasanya disebabkan oleh lesi yang terinfeksi di dalam tubuh, atau penyakit pada sistem darah.
Pasien dengan robekan retina memiliki risiko lebih tinggi mengalami ablasio retina. Pasien dapat diobati dengan terapi laser fundus untuk menutup robekan retina.
Pasien dengan robekan retina disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk menilai kondisinya dan mengikuti petunjuk dokter untuk penanganan.