Apa yang salah dengan bayi yang menggaruk-garuk telinganya saat tidur?

Bayi yang menggaruk telinga dan pipinya saat tidur dianggap disebabkan oleh faktor lingkungan, eksim, kekurangan kalsium, dan faktor lainnya.
1. Faktor lingkungan: Jika bayi mengenakan pakaian yang terlalu ketat saat tidur, maka akan menyebabkan ketidaknyamanan, sehingga memicu gejala menggaruk telinga dan pipi saat tidur. Ini adalah fenomena fisiologis yang normal, yang akan berkurang setelah mengganti pakaian bayi dengan yang lebih tipis.
2. Eksim: jika bayi termasuk dalam tubuh yang alergi, kontak lokal dengan serbuk sari, debu dan zat alergi lainnya, akan membuat peningkatan permeabilitas pembuluh darah lokal, sehingga memicu gejala gatal-gatal pada kulit lokal, sehingga bayi menggaruk-garuk telinga dan pipi saat tidur.
3. Kekurangan kalsium: ketika tubuh bayi kekurangan kalsium, maka akan membuat saraf simpatis meningkat rangsangannya, sehingga menimbulkan gejala menggaruk telinga dan pipi, disertai gemetar, berkeringat di malam hari (berkeringat tidak normal setelah tertidur, bangun untuk menghentikan keringat), tidur tidak nyenyak dan gejala lainnya.
Mungkin ada alasan lain bagi bayi untuk menggaruk telinga dan pipi saat tidur, sehingga mereka harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan menyeluruh dan perawatan yang tepat.