Menahan ejakulasi dapat menyebabkan serangkaian penyakit, seperti impotensi, prostatitis, ejakulasi dini, dan sebagainya. Menahan ejakulasi akan memperberat beban sistem saraf dan organ seks akibat kemacetan yang berlebihan, dan jika hal ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, sehingga menyebabkan disfungsi sel endotel pembuluh darah penis, maka dapat menyebabkan terjadinya impotensi. Jika terputus dalam proses ejakulasi, maka akan membuat organ seksual dalam keadaan tersumbat, mudah terjadi bakteri prostatitis, selain itu juga terakumulasi ke uretra, terjadinya bercak kemih, nyeri uretra dan lain sebagainya. Menahan ejakulasi dapat menyebabkan disfungsi saraf yang mengontrol ejakulasi, dan pada kasus yang parah, dapat menyebabkan kesulitan mencapai klimaks ejakulasi dan tidak ejakulasi. Ejakulasi adalah fenomena fisiologis yang normal, yang tidak hanya dapat menghasilkan kenikmatan dan kepuasan seksual, tetapi juga meningkatkan keharmonisan kehidupan seksual pria dan wanita. Jika Anda menahan ejakulasi, justru akan menimbulkan serangkaian penyakit. Saat berhubungan seks, pria dan wanita harus memiliki kehidupan seks yang harmonis, untuk memahami dengan benar beberapa pengetahuan fisiologis, bukan untuk menahan ejakulasi. Jika penyakit ini disebabkan oleh menahan ejakulasi, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan tepat waktu agar tidak mempengaruhi kehidupan seks selanjutnya.