Eksotropia intermiten adalah jenis eksotropia yang paling umum dan insidensinya masih relatif tinggi di Cina. Karakteristik eksotropia intermiten adalah: terkadang posisi mata dapat dikontrol oleh kumpulan gambar yang menyatu (tidak ada strabismus); terkadang posisi mata di luar kendali dan menjadi strabismus yang dominan. Secara umum, eksotropia intermiten adalah keadaan antara strabismus episodik dan episodik, yang patogenesis pastinya tidak diketahui. Eksotropia sering berselang, sedangkan strabismus internal sering dominan, dan dikaitkan dengan kemampuan yang jauh lebih besar untuk berkumpul daripada memisahkan pada manusia. Keluarga pasien sering bertanya bagaimana eksotropia intermiten akan berkembang di kemudian hari jika tidak diobati dan tidak diintervensi. Secara umum, sekitar 70% pasien akan menjadi lebih menonjol seiring dengan bertambahnya usia, dan secara bertahap akan kehilangan kendali atas perpaduan posisi mata; 20% pasien dapat mempertahankan kemiringannya untuk jangka waktu yang lebih lama dan dapat terus mengendalikan posisi mata mereka; proporsi pasien yang kemiringannya menjadi lebih kecil dan yang kontrolnya menjadi lebih baik dan lebih baik lagi sangat kecil. Presentasi klinis: Eksotropia intermiten biasanya terjadi antara usia 2 dan 8 tahun, dan juga ditemukan pada usia dewasa. Awalnya, biasanya ketika pasien lelah, atau sakit, keluarga akan menyadari bahwa posisi mata anak tidak benar, tetapi ketika Anda mengingatkannya, posisi mata segera terkontrol dan benar. Pada titik ini, jika satu mata tertutup, eksotropia menjadi jelas. Pasien mungkin memiliki gejala seperti penglihatan kabur, kelelahan visual, fotofobia, menyipitkan mata ketika keluar untuk melihat jarak jauh atau melihat matahari, dan yang lainnya memiliki mata lelah dan nyeri pada lengkungan alis. Pengobatan eksotropia intermiten: Jika eksotropia lebih sering muncul dalam kehidupan dan melebihi 50% dari jam bangun tidur, pasien berada dalam bahaya kehilangan penglihatan binokular dan akan membutuhkan koreksi bedah; sebaliknya, jika posisi mata biasanya terkontrol dengan baik dan eksotropia hanya sesekali terlihat, pengamatan lanjutan dapat dilakukan. Saat ini, ada beberapa upaya pengobatan konservatif, tidak ada yang terlalu definitif. Jika terdapat derajat eksotropia yang kecil dan hanya satu mata yang selalu miring, Anda bisa mencoba menutup mata dominan (mata yang tidak miring) selama 3-4 jam sehari untuk meningkatkan derajat kontrol. Latihan set juga membantu untuk kontrol mata juling ketika melihat dari dekat.