0,75 hanyalah sebuah angka, dan jika dinyatakan dalam lebih dari satu derajat, tanda plus atau minus harus ditambahkan, atau aksial untuk menunjukkan derajatnya. Contohnya, -0.75 DS menunjukkan 75 derajat miopi, dan jika +0.75 DS, menunjukkan 75 derajat hipermetropi. Jika 0,75 x 1 aksial, itu berarti astigmatisme. Jadi, 0,75 hanya mewakili angka yang tidak selalu berhubungan dengan jumlah derajat. Pemeriksaan refraksi mata terutama terdiri dari tiga aspek: kekuatan lensa sferis, kekuatan lensa kolom, dan kekuatan astigmatisme. Selain itu, sumbu mata dan kelengkungan kornea juga harus diperiksa, dari aspek-aspek ini dapat mencerminkan keadaan refraksi seseorang secara lengkap, sesuai dengan keadaan refraksi untuk menilai apakah itu normal atau tidak normal, dan apakah perlu kacamata untuk mengobati.