Hilangnya nafsu makan pada lansia dapat disebabkan oleh faktor lingkungan, faktor mental, faktor obat, dll. Hal ini juga dapat disebabkan oleh berbagai penyakit seperti penyakit saluran pencernaan dan penyakit endokrin.
1. Faktor lingkungan: seperti suhu yang tinggi, lingkungan yang bising, kualitas udara yang buruk, dan lain-lain, dapat mempengaruhi nafsu makan pada lansia, yang mengakibatkan hilangnya nafsu makan.
2. Faktor mental: seperti rasa makanan yang tidak sesuai, kualitas makanan yang buruk, bau, dll., dapat menyebabkan anoreksia nervosa, yang mengakibatkan hilangnya nafsu makan.
3. Obat-obatan: Aspirin, eritromisin, aminofilin, dan obat-obatan lainnya dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan sebagai efek samping, dan para lansia dapat mengalami ketidaknyamanan ini ketika mengonsumsi obat-obatan tersebut dalam waktu yang lama.
4. Penyakit pencernaan: seperti gastritis kronis, kanker lambung, obstruksi usus, sirosis hati, kolesistitis, dll., pasien juga dapat disertai dengan ketidaknyamanan pencernaan lainnya, seperti perut kembung, sakit perut, mual, muntah, refluks asam, penyakit kuning dan sebagainya.
5. Penyakit endokrin: seperti hipotiroidisme, gangguan keseimbangan elektrolit dan asam basa, hipopituitarisme, dll., pasien juga dapat disertai dengan kelelahan, kehilangan konsentrasi, kantuk, edema, anemia, dan gejala lainnya.
Ketika gejala kehilangan nafsu makan dan nafsu makan yang buruk terjadi pada lansia dan tidak berkurang dengan istirahat, mereka harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengetahui penyebab penyakit di bawah bimbingan dokter dan mengikuti instruksi dokter untuk melakukan perawatan yang tepat.