Manifestasi MRI dari hemangioma spongiform

MRI merupakan pemeriksaan tambahan yang penting untuk diagnosis hemangioma kavernosa. MRI dapat memperjelas lokasi dan ukuran tumor serta hubungannya dengan struktur di sekitarnya. Nilai T1 dan T2 merupakan faktor fundamental dalam MRI, dengan sinyal rendah pada fase tertimbang T1 dan sinyal tinggi pada fase tertimbang T2 yang mengindikasikan adanya struktur seperti kista atau struktur cair, yang berguna untuk diagnosis. Setelah perdarahan dari hemangioma spongiform, mungkin akan muncul endapan hematoksilin yang mengandung zat besi di sekitar tumornya, yang menunjukkan tanda seperti lingkaran hitam, yaitu urutan yang lebih spesifik untuk memeriksa hemangioma yang tampak hitam. Aliran darah pada hemangioma kavernosa pada MRI dipercepat secara signifikan dengan peningkatan MRI. Selain MRI, diagnosis hemangioma gua juga dapat dikonfirmasi dengan CT, yang memungkinkan lokalisasi hemangioma gua yang akurat dan penentuan jumlah tumor. Pada CT, hemangioma kavernosa biasanya berbentuk bulat, oval atau buah pir dengan batas yang jelas dan membulat, sedikit lebih padat daripada jaringan lunak di sekitarnya, dan dapat diidentifikasi dengan deposit kalsium di dalam massa. Diagnosis hemangioma kavernosa juga dapat dilakukan dengan ultrasonografi Doppler, patologi, elektroensefalografi, dan PET-CT, yang dapat dipilih berdasarkan kasus per kasus.