Seiring dengan meningkatnya usia harapan hidup, semakin banyak orang yang hidup lebih lama, tetapi semakin banyak pula orang yang menderita diabetes, kanker, dan penyakit jantung, dan kualitas hidup mereka yang panjang menurun. Namun, banyak dari penyakit-penyakit ini dikaitkan dengan faktor gaya hidup seperti pola makan yang buruk, kelebihan berat badan, dan merokok. Sebuah penelitian terhadap lebih dari 110.000 orang menilai lima kebiasaan sehat dan mengukur apakah orang-orang dengan kebiasaan ini hidup lebih lama dan berapa banyak dari tahun-tahun tersebut yang bebas dari penyakit. Studi ini menemukan bahwa wanita yang menerapkan empat atau lima kebiasaan sehat hidup 10 tahun lebih lama tanpa penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan stroke), kanker, atau diabetes tipe 2 dibandingkan dengan wanita yang tidak menerapkan salah satu dari kebiasaan sehat tersebut, dan waktu yang sesuai untuk pria adalah tujuh tahun. Penanda gaya hidup sehat yang digunakan oleh para peneliti adalah: tidak merokok, memiliki indeks massa tubuh yang sehat (BMI) 18,5 hingga 24,9 melakukan 30 menit olahraga ringan hingga berat setiap hari, tidak minum alkohol atau minum dalam jumlah sedikit, dan memiliki skor diet yang sehat. Para peneliti yang melakukan penelitian ini berasal dari Harvard School of Public Health dan Harvard Medical School di Amerika Serikat, Erasmus Medical Centre di Belanda, dan Huazhong University of Science and Technology di Tiongkok. Penelitian ini didanai oleh National Institutes of Health. Penelitian ini diterbitkan sebagai akses terbuka di BritishMedicalJournal yang telah ditinjau oleh rekan sejawat. Para peneliti menggunakan informasi dari 2 kelompok pria dan wanita yang diteliti di AS antara tahun 1980 dan 2014, dengan masa tindak lanjut selama 34 tahun untuk wanita dan 28 tahun untuk pria. Selama masa penelitian, para partisipan mengisi kuesioner setiap dua tahun sekali yang berisi informasi mengenai berat badan, tinggi badan, status merokok, aktivitas fisik, konsumsi alkohol, dan pola makan. Mereka juga ditanya apakah mereka telah didiagnosis menderita diabetes tipe 2, penyakit kardiovaskular, atau kanker (para peneliti memeriksa rekam medis untuk memastikan diagnosis). Diabetes adalah penyakit yang paling erat kaitannya dengan gaya hidup, dengan 90 persen orang yang didiagnosis menderita diabetes dalam penelitian ini diperkirakan mengidap penyakit tersebut karena gaya hidup yang tidak sehat. Kanker adalah penyakit yang paling tidak terkait erat, dengan perkiraan 50% kanker disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Kesimpulan Tidak diragukan lagi bahwa menerapkan gaya hidup sehat dapat membuat Anda hidup lebih lama dan memiliki peluang lebih kecil untuk terkena diabetes, kanker, atau penyakit kardiovaskular. Penelitian ini menambah bukti yang ada yang menunjukkan bahwa tidak merokok, menjaga berat badan yang sehat, berolahraga, makan makanan yang seimbang dan tidak minum alkohol dapat meningkatkan peluang kita untuk bertahan hidup bebas dari penyakit. Secara keseluruhan, lebih baik menerapkan gaya hidup sehat sejak dini jika Anda tidak ingin menjalani hidup yang sulit di usia senja.