Apakah levofloxacin bertentangan dengan alkohol?

Levofloxacin bertentangan dengan alkohol, penggunaan Levofloxacin saat minum alkohol akan meningkatkan beban pada hati, meningkatkan konsentrasi obat dalam darah, membuat kemungkinan reaksi obat yang merugikan lebih tinggi, atau memengaruhi efek terapeutik. Karena alkohol mengandung etanol dalam jumlah besar, etanol dimetabolisme oleh hati, yang pada gilirannya meningkatkan beban metabolisme hati sampai batas tertentu dan dapat menyebabkan kerusakan. Selain itu, pasien yang minum alkohol saat mengonsumsi levofloxacin, alkohol merupakan penghambat enzim obat hati, yang akan meningkatkan konsentrasi obat dalam darah dan meningkatkan kemungkinan reaksi obat yang merugikan. Levofloxacin adalah antibiotik kuinolon, dan reaksi merugikan yang umum terjadi termasuk reaksi merugikan saluran pencernaan, seperti menyebabkan mual, muntah, sakit perut, dan kembung, serta reaksi merugikan sistem saraf pusat, seperti kejang-kejang. Ketika menggunakan antibiotik, konsentrasi darah yang tepat diperlukan untuk mencapai efek terapeutik terbaik. Minum alkohol memengaruhi konsentrasi darah, yang pada gilirannya memengaruhi efek terapeutik, dapat memperpanjang masa pengobatan, meningkatkan risiko efek samping, dan juga dapat menyebabkan produksi bakteri yang resistan terhadap obat. Kesimpulannya, pasien yang mengonsumsi levofloxacin tidak boleh mengonsumsi alkohol, serta makanan yang terbuat dari alkohol. Jika terjadi ketidaknyamanan yang signifikan, Anda harus segera pergi ke rumah sakit.