Saat ini, pasar terlalu dalam untuk masker wajah, dan bahan-bahan terlarang terdeteksi di setiap kesempatan, sehingga banyak orang berniat menggunakan masker wajah buatan sendiri di masa depan, berpikir bahwa bahan-bahan masker wajah yang mereka buat dengan buah-buahan dan susu semuanya alami dan tidak membahayakan kulit, jadi mereka lebih suka repot-repot sedikit dan membuat masker wajah sendiri! Tapi seberapa banyak yang Anda ketahui tentang pembuatan masker? Pertama, dalam hal khasiat: bahan-bahan segar memiliki masa simpan yang pendek, jadi ketika Anda membuatnya sendiri di rumah, dosis dan konsistensinya tidak sesuai dengan proporsi yang tepat. Beberapa bahan hanya menjaga stratum korneum tetap terhidrasi tetapi tidak mengunci air, apalagi menutrisi secara mendalam, sehingga efek perawatan kulit tidak stabil dan berumur pendek. Produk susu yang umum seperti susu dan yoghurt kaya akan protein dan lemak, yang memiliki berat molekul besar dan tidak dapat menembus ke dalam kulit tanpa diproses. Penggunaan secara teratur juga dapat mempengaruhi dan mengubah tingkat pH kulit. Kedua, pada tingkat yang berbahaya: di lingkungan rumah, masker wajah buatan sendiri yang terbuat dari bahan-bahan alami tidak memiliki lingkungan steril yang baik, dan jika pestisida dan mikroorganisme tertinggal pada buah dan sayuran, mereka dapat dengan mudah menyebabkan infeksi bakteri saat dioleskan ke wajah, terutama jika ada luka kecil, jerawat atau peradangan pada kulit, yang dapat menyebabkan serangkaian masalah kulit. Selain itu, banyak orang yang tidak cukup tahu tentang khasiat buah-buahan dan secara membabi buta mengaplikasikan produk yang dimaksudkan untuk dikonsumsi pada wajah, yang juga menimbulkan risiko besar. Misalnya, jika masker dibuat dengan buah dan sayuran yang peka terhadap cahaya, proses pengaplikasian masker membuat kulit terpapar ke udara dan oksidasi buah dan sayuran lebih cepat daripada tingkat penyerapan kulit, yang dapat menyebabkan oksidasi vitamin C dalam jumlah besar sebelum sempat diserap oleh kulit, yang kemudian memicu reaksi alergi terhadap sinar matahari dan membuat kulit kembali hitam, menyebabkan pengelupasan, gatal, kemerahan, dan bengkak. Oleh karena itu, orang dengan tubuh yang sensitif sebaiknya tidak mudah mencoba masker wajah buatan sendiri. Bagi orang yang rentan terhadap penyakit alergi seperti gatal-gatal, eksim kulit, atau asma bronkial, masker wajah buatan sendiri harus dibuat dengan lebih hati-hati.