Sebuah studi baru dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa operasi penurunan berat badan dapat membantu beberapa orang yang mengalami obesitas berat untuk mengurangi risiko kanker setidaknya 33 persen, terutama untuk beberapa jenis kanker yang berhubungan dengan obesitas, termasuk kanker payudara, endometrium, pankreas dan usus besar. Menurut laporan tersebut, para peneliti meneliti asuransi kesehatan dan sistem perawatan kesehatan di wilayah barat Amerika Serikat dan mengumpulkan data medis dari beberapa negara bagian, termasuk data hampir 22.200 orang obesitas yang menjalani operasi penurunan berat badan antara tahun 2005 dan 2012 serta lebih dari 66.400 orang obesitas yang tidak menjalani operasi penurunan berat badan, dengan lebih dari 80 persen peserta penelitian adalah wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam waktu 3,5 tahun setelah operasi, sekitar 2.500 orang mengalami kanker. Namun, dibandingkan dengan orang-orang obesitas yang tidak menjalani operasi, mereka yang menjalani operasi penurunan berat badan memiliki kemungkinan 1/3 lebih kecil untuk terkena kanker, terutama jenis kanker yang berhubungan dengan obesitas. Para penulis penelitian ini juga mencatat bahwa tingkat semua kanker yang didiagnosis terkait obesitas di Amerika Serikat mencapai 40 persen. Para peneliti mencatat bahwa operasi penurunan berat badan mengurangi risiko kanker, terutama untuk beberapa jenis kanker yang berhubungan dengan obesitas, termasuk kanker payudara, endometrium, pankreas dan usus besar. Penelitian ini tidak membuktikan hubungan sebab akibat antara operasi penurunan berat badan dan menghindari kanker tertentu, tetapi pengurangan risiko cukup signifikan. Menurut laporan tersebut, operasi penurunan berat badan mengurangi risiko kanker payudara pada wanita pascamenopause sebesar 42 persen dan kanker endometrium pada wanita gemuk sebesar 50 persen. Shore mencatat bahwa risiko kanker payudara dan endometrium pascamenopause sangat terkait dengan kadar estrogen, yang dapat dikurangi secara efektif dengan operasi penurunan berat badan. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa operasi penurunan berat badan juga mengurangi risiko kanker usus besar hingga 41 persen dan risiko kanker pankreas hingga 54 persen. Para peneliti juga mengatakan bahwa operasi ini membantu mencegah diabetes dan menurunkan kadar insulin, yang pada gilirannya dapat mengurangi kejadian kanker pankreas. Sebagian pasien yang mempertimbangkan operasi penurunan berat badan mungkin melakukannya untuk mengurangi risiko kanker, tetapi selain itu, ada banyak faktor lain yang membuat mereka melakukan operasi, seperti menghindari diabetes, tekanan darah tinggi, dan meningkatkan kualitas hidup. Sebagai kesimpulan, penelitian ini juga memberikan alasan positif lain untuk menjalani operasi penurunan berat badan.