Muntah setelah minum alkohol dapat diatasi dengan minum lebih banyak air, mengonsumsi pelindung perut dan obat penekan asam lambung (misalnya omeprazole) dan obat intravena (misalnya nalokson). 1. Minum lebih banyak air: Minum air putih dapat meningkatkan penguraian alkohol, atau minum jus buah yang mengandung fruktosa, seperti jus anggur, jus tomat, jus semangka, dll., yang dapat menetralkan etanol dalam alkohol dan mencapai efek antiemetik. 2. Perlindungan lambung dan obat penekan asam lambung: Omeprazole, lansoprazole, dan ranitidin dapat dikonsumsi di bawah bimbingan dokter. Setelah minum alkohol akan menyebabkan kerusakan selaput lendir lambung, sehingga lingkungan internal tubuh pasien terganggu, pasien dapat mengonsumsi obat semacam ini untuk mencapai efek perlindungan lambung dan penekanan asam, yang dapat memperbaiki gejala muntah pasca minum. Obat semacam ini dapat menyebabkan fenomena alergi, bahan obat semacam ini dilarang dikonsumsi oleh penderita alergi. 3. Obat intravena: pasien dapat memilih untuk menyuntikkan injeksi glukosa konsentrasi tinggi, injeksi nalokson, injeksi metoklopramid, dan obat lain. Suntikan tersebut dapat mengencerkan alkohol dalam darah, menguraikan dan mengeluarkan alkohol dalam tubuh melalui peredaran darah, melindungi mukosa lambung, dan mencapai tujuan menghilangkan alkohol dan menghentikan muntah. Jika gejala pasien serius dan kesulitan bernapas terjadi, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk perawatan, dan obat-obatan harus digunakan di bawah bimbingan dokter.