Perut terasa kencang dan keras disertai nyeri punggung pada usia kehamilan 40 minggu dapat diperiksa oleh dokter untuk menentukan kondisi serviks dan untuk menilai kebutuhan rawat inap.
Perut kencang dan keras disertai sakit punggung pada kehamilan cukup bulan sering kali merupakan indikasi kontraksi. Pemeriksaan vagina dapat dilakukan untuk menilai akomodasi serviks dan pelebaran pembukaan rahim, dan jika serviks sudah matang atau melebar, rawat inap dapat dipertimbangkan untuk menunggu persalinan.
Ketika kontraksi terjadi pada akhir kehamilan, ada beberapa kondisi terkait yang perlu diwaspadai, misalnya, ketika kontraksi terjadi, janin berada dalam keadaan hipoksia, sehingga perlu untuk meningkatkan pemantauan jantung janin untuk menilai situasi janin dalam kandungan dan mencegah gawat janin.
Selain itu, saat terjadi plasenta previa, rahim juga akan tegang dan pasien merasa rahimnya keras, sehingga perlu meningkatkan pemeriksaan USG untuk menyingkirkan plasenta previa.
Jika kontraksi terjadi pada akhir kehamilan, dianjurkan untuk mencari perhatian medis secara teratur untuk menilai kemajuan persalinan dan mengikuti instruksi dokter.