Haruskah saya memilih pembedahan anterior atau posterior untuk spondilosis servikal? Satu pusat, dua fundamental! Kondisi pasien merupakan pusat keputusan, dengan mempertimbangkan dua poin dasar, yaitu manfaat dan risiko. Indikasi untuk operasi anterior: kompresi dari diskus di depan saraf tulang belakang, kompresi taji tulang, relatif terbatas, tidak banyak segmen (tidak lebih dari tiga diskus dalam jangkauan). Mikroskopis: diskektomi serviks anterior, dekompresi dan fusi dengan pencangkokan tulang atau eksisi tubuh vertebra anterior dan dekompresi dan fusi dengan pencangkokan tulang. Keuntungan: 1. Pendarahan lebih sedikit, trauma lebih sedikit (melalui interspace seperti di jalan), pemulihan lebih cepat (operasi sehari) 2. Pemeliharaan tinggi intervertebralis yang baik, restorasi yang lebih baik dari kelengkungan fisiologis normal tulang belakang leher 3. Tingkat fusi implan intervertebralis yang tinggi Kerugian: Tidak cocok untuk kompresi sumsum tulang belakang yang multi-segmen dan parah. Risikonya lebih tinggi daripada pendekatan posterior. Indikasi untuk pendekatan posterior: cocok untuk spondilosis serviks multi-segmental (lebih dari tiga diskus), dengan stenosis serviks atau osifikasi ligamen longitudinal posterior yang terus menerus. Mikroskopis opsional: kyphoplasty pembesaran kanal pintu tunggal posterior. Keuntungan: dekompresi tidak langsung dicapai dengan mendekompresi dan merekonstruksi lamina tulang belakang servikal posterior. Prosedur ini kurang berisiko dibandingkan pendekatan anterior dan memiliki hasil yang pasti. Kekurangan: tidak cocok untuk pasien dengan deformitas servikal posterior. Operasi gabungan anterior dan posterior: Jika kompresi sumsum tulang belakang sangat parah baik secara anterior maupun posterior, maka dokter bedah harus memilih operasi gabungan anterior dan posterior. Hal ini biasanya dilakukan di posterior dalam posisi tengkurap, misalnya pembesaran kanal tulang belakang servikal posterior dengan pembukaan tunggal, dan kemudian dibalikkan dalam posisi terlentang untuk dekompresi dan fiksasi dari pendekatan anterior. Hal ini, tentu saja, tidak jarang terjadi. Kesimpulannya, kunci untuk operasi tulang belakang servikal adalah arah kompresi sumsum tulang belakang dan jumlah segmen yang dikompresi, dikombinasikan dengan kelengkungan tulang belakang servikal, untuk membuat pilihan yang sesuai dengan pasien.