Bagaimana cara mengenali osteoartritis lutut?

  Apa itu osteoartritis lutut?  Seiring bertambahnya usia, terutama setelah usia 40 tahun, mereka berisiko mengalami osteoartritis lutut. Ini adalah penyakit osteoartritis degeneratif yang, tidak seperti artritis reumatoid, ditandai dengan disfungsi dan nyeri akibat ketegangan jangka panjang pada membran sinovial dan permukaan sendi dalam sendi lutut.  Apa saja gejala osteoartritis lutut?   Permulaan osteoartritis lutut adalah proses yang lambat dan paling sering terlihat pada orang setelah usia 40 tahun yang kelebihan berat badan. Hal ini lebih banyak terjadi pada wanita daripada pria. Nyeri lutut atau nyeri yang meningkat biasanya terjadi setelah berjalan lama, memanjat, menari dan aktivitas lainnya. Ini bisa berupa nyeri pada satu lutut atau kedua lutut. Pada awalnya, rasa sakit hanya paroksismal dan intermiten, kemudian perlahan-lahan menjadi konstan, memburuk setelah pengerahan tenaga atau kedinginan, terlihat ketika berjalan naik dan turun tangga, lebih terasa pada malam hari ketika tidur, dan mempengaruhi tidur pada kasus yang parah. Gerakan sendi lutut dibatasi dan banyak pasien harus berjalan dengan pincang. Dalam kasus yang jarang terjadi, lutut bisa menjadi saling mengunci (lutut terasa seperti ada sesuatu yang terjebak di dalamnya ketika berjalan atau berjongkok, disertai rasa sakit, tetapi bisa dibuka dengan sedikit gerakan atau sedikit putaran) atau lutut bisa menumpuk cairan. Bunyi letupan dan gerinda dapat terdengar apabila sendi digerakkan, dan pada sebagian kasus, sendi bengkak atau bahkan berubah bentuk.  Bagaimana osteoartritis lutut diobati?  Osteoartritis lutut adalah kondisi umum dan ada banyak cara untuk mengobatinya. Untuk pasien dengan kasus sedang hingga ringan, dianjurkan pengobatan konservatif. Ada banyak metode pengobatan konservatif, termasuk akupunktur, aplikasi eksternal titik-titik akupunktur, iontophoresis, pembersihan tonik secara oral dan eksternal, dan suntikan intra-artikular.  Akupunktur adalah kombinasi pengobatan akupunktur dengan moksibusi, bekam api, tuina, elektro-akupunktur arus mikro dan fisioterapi inframerah. Akupunktur adalah metode pengobatan artritis yang populer dan diakui secara internasional. Ini aman, tidak beracun, minimal invasif, dengan sedikit atau tanpa rasa sakit, dan memiliki efek penghilang rasa sakit langsung. Ini dapat mengatasi nyeri lutut, menghilangkan oedema sendi, membantu rehabilitasi sendi dan meningkatkan umur panjang sendi.  Bagaimana saya dapat mencegah osteoartritis lutut dan merawat diri saya sendiri?  Osteoartritis lutut adalah proses regangan kronis yang terakumulasi secara lambat. Bertambahnya usia, postur tubuh yang buruk secara kronis, menahan beban dan aktivitas, serta kelebihan berat badan, semuanya berkontribusi pada kerusakan jaringan lunak lutut. Kita perlu mengembangkan postur berjalan yang tepat, mengurangi beban berat badan, aktif dalam penurunan berat badan dan mengurangi aktivitas berat seperti memanjat, menari dan berlari cepat. Kedua, seiring dengan bertambahnya usia, kejadian osteoporosis meningkat dan toleransi tulang untuk menahan stres menurun. Penting untuk mengonsumsi suplemen kalsium yang sesuai dan melatih otot-otot paha untuk meningkatkan toleransi sendi lutut. Trauma, seperti patah tulang, kerusakan tulang rawan dan ligamen, dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada sendi dan mempercepat degenerasi sendi. Mereka yang memiliki beberapa anggota keluarga dengan osteoartritis lutut perlu melindungi sendi lutut mereka karena penelitian telah menemukan hubungan genetik antara osteoartritis lutut dan kecenderungan genetik. Pasien dengan osteoartritis lutut ringan atau nyeri sendi sesekali dapat menggunakan kompres panas dan moksibusi sendiri dan berhati-hati untuk mengurangi olahraga sehingga sendi lutut mendapat istirahat yang cukup. Anda juga dapat memberikan tekanan dan pijatan sesuai dengan titik akupunktur di sekitar sendi lutut.