Latihan fungsional setelah operasi tulang belakang leher

  Latihan impedansi leher.  Caranya adalah: berdiri tegak dengan kepala sedikit ke belakang, baik dalam posisi berdiri atau duduk, silangkan tangan Anda di belakang oksiput (yaitu bagian belakang kepala Anda) dan miringkan kepala Anda ke belakang dengan paksa, sambil menekan tangan Anda ke oksiput sehingga kepala Anda tidak dapat dimiringkan ke belakang, yaitu kepala dan tangan Anda saling berhadapan.  Pada titik ini, Anda akan merasakan otot-otot besar di bagian belakang leher terus berkontraksi dengan kekuatan, tetapi leher tidak bergerak karena aksi antagonis tangan, keadaan yang dikenal secara medis sebagai “kontraksi isometrik resistensi” otot.  Ini adalah cara terbaik untuk membangun kekuatan otot dengan cepat. Umumnya, 4 set 20 repetisi per hari, setiap set berlangsung 5-10 detik.  Hal ini bisa dilakukan dengan tangan Anda, atau dengan punggung Anda bersandar pada pintu, dinding, atau benda lainnya.  Catatan: 1. Spondilosis serviks (tipe simpatik), ketegangan serviks (nyeri leher), kelengkungan serviks yang diluruskan (hilangnya kelengkungan fisiologis), dll., semuanya cocok. Yang terbaik adalah berolahraga ketika tidak ada ketidaknyamanan yang jelas di leher. Efeknya biasanya dimulai setelah 2 minggu.  2.Post-operative cervical spondylosis: 1-2 minggu setelah operasi serviks anterior dan 2-3 minggu setelah operasi serviks posterior, Anda dapat mulai berolahraga selama lukanya tidak terasa sakit. Yang terbaik adalah mematuhinya seumur hidup, dengan tujuan menghindari herniasi lebih lanjut dari diskus servikal lainnya.  3, berenang, terutama mengacu pada gaya dada (berulang kali memiringkan kepala keluar dari air untuk mencari udara), juga merupakan cara yang sangat baik untuk melatih otot leher. Keuntungannya, berenang adalah aktivitas rekreasi dan mudah dilakukan. Direkomendasikan 2 kali seminggu.  4.Hal-hal lain: postur duduk yang benar (duduk tegak, bantal leher), bantal rendah saat tidur, aktivitas leher secara teratur (setengah jam untuk menggerakkan leher, satu jam untuk bangun dan berjalan).