Tes fungsi koagulasi terutama digunakan untuk memeriksa apakah ada kelainan pada fungsi koagulasi tubuh, dan puasa atau tidak memiliki pengaruh yang kecil terhadap hasil tes.
Uji fungsi koagulasi terutama mencakup waktu koagulasi, waktu protrombin, fibrinogen, waktu protrombin yang diaktifkan sebagian, produk degradasi fibrin dan sebagainya. Hal ini terutama digunakan untuk menilai apakah fungsi koagulasi tubuh manusia normal, apakah waktu pembekuan berkepanjangan atau tidak, untuk mengetahui apakah ada penyakit disfungsi koagulasi, dll. Juga dapat menilai apakah jumlah obat antikoagulan yang diminum sudah sesuai dan apakah dapat dilanjutkan.
Tes koagulasi umumnya tidak perlu dilakukan dalam keadaan perut kosong, tetapi penting untuk menghindari diet tinggi protein dan konsumsi alkohol sebelum tes. Tes ini harus dilakukan sesuai dengan kondisi Anda dan rekomendasi dokter Anda.