Pasien dengan artritis selalu memiliki kekhawatiran tentang apakah mereka dapat melakukan perjalanan. Apakah bepergian akan memperburuk kondisi? Apa yang bisa saya lakukan untuk mencegah hal ini? Faktanya, pasien artritis dapat melakukan perjalanan dan menikmati pemandangan yang indah dengan aman dengan tindakan perawatan pencegahan yang tepat. Apa saja pemicu yang harus dihindari? Pertama-tama, pasien dengan artritis akut yang menyakitkan tidak boleh bepergian dan hanya boleh bepergian ketika mereka dalam remisi. 1. Berjalan terlalu lama: berjalan terlalu jauh, atau jika aktivitasnya berat, menyebabkan aktivitas berlebihan pada anggota tubuh bagian bawah dan dapat dengan mudah menyebabkan kelelahan. Khususnya, aktivitas mendaki gunung atau berjalan banyak langkah, akan membuat persendian mengalami beban berlebihan, sehingga memicu penyakit. 2. Membawa beban terlalu berat: membawa tas yang terlalu berat selama perjalanan dapat menambah beban pada persendian, yang dapat dengan mudah menyebabkan kerusakan sendi dan menginduksi artritis yang dapat memburuk. 3. Lingkungan yang lembab dan bersuhu rendah: Udara di sekitar sungai, danau, dan laut lembab, yang dapat dengan mudah menyebabkan artritis; ditambah dengan perbedaan suhu yang besar di musim gugur dan suhu pagi dan sore hari yang rendah, stimulasi suhu rendah juga dapat menyebabkan artritis. Setiap orang memiliki kepekaan yang berbeda terhadap faktor lingkungan, jadi penting bagi pasien artritis untuk melakukan tindakan pencegahan ekstra, apakah itu kelembaban atau suhu dingin. Waspadai tanda-tanda timbulnya artritis: Ketika artritis menyerang secara akut, biasanya dimulai secara bertahap sebagai respons terhadap faktor pemicu. Memperhatikan tanda-tanda awal dan pencegahan tepat waktu dapat mencegah perkembangan penyakit lebih lanjut. 1. Nyeri otot dan bengkak: Ketika nyeri otot dan bengkak terjadi, itu berarti telah terlalu banyak berolahraga dan kelelahan otot. 2. Berjalan dengan kaki lemah: Ini adalah tanda timbulnya kelainan sendi lutut dan pinggul. Begitu pasien tampak berjalan dengan kaki lemah, ia harus beristirahat tepat waktu, dan bagi yang berpengalaman dapat menggunakan obat pencegahan dan pergi ke rumah sakit jika perlu. 3. Nyeri: Nyeri, terutama pada persendian, sudah merupakan tanda serangan artritis akut. Penderita harus segera beristirahat, obati dengan obat topikal atau obat dalam, dan konsultasikan dengan dokter spesialis jika perlu. Tindakan perlindungan diri Perawatan diri selama perjalanan dapat membantu menghindari artritis akut, dan berikut ini adalah beberapa tindakan perlindungan yang efektif: 1. Oleh karena itu, disarankan bagi penderita artritis untuk menggunakan kruk, meskipun mereka merasa nyaman untuk berjalan. Pasien dengan lesi lutut juga dapat mengenakan penyangga lutut, yang memainkan peran tertentu dalam menjaga agar sendi lutut tetap hangat dan terkendali, sehingga mencapai tujuan perlindungan. 2. Tetap hangat di pagi dan sore hari Di musim gugur emas bulan Oktober, cuaca berubah menjadi lebih sejuk di pagi dan sore hari, sementara suhu di siang hari masih agak panas, jadi Anda tidak boleh memperlakukannya sama, tetapi perhatikan perubahan suhu dan perkuat kehangatan di pagi dan sore hari. 3 . Rendam kaki Anda sebelum tidur Setelah seharian berjalan, bahkan kaki dan tungkai yang baik pun akan lelah, jadi gelembungkan kaki Anda dengan air panas di malam hari untuk meningkatkan sirkulasi darah di tungkai bawah, yang kondusif untuk pemulihan dari kelelahan. 4, kompresi diri Bahkan orang sehat, berjalan lebih sering daripada tidak, perasaan nyeri dan pembengkakan betis, bepergian ke luar, mungkin ingin menggunakan waktu istirahat atau malam hari, menggosok otot lutut sendiri, dari atas ke bawah, diulang puluhan kali. Anda juga dapat menggunakan metode titik akupunktur distal dalam pengobatan Tiongkok untuk menemukan tempat di dekat sendi siku yang jelas-jelas sakit dan nyeri, lalu menekannya selama satu atau dua menit.