Apa yang terjadi jika folikel tumbuh dan tidak pecah?

Folikel yang tumbuh dan tidak pecah dapat membentuk kista dan dapat menyebabkan seorang wanita menjadi tidak subur. Biasanya, folikel dianggap matang jika tumbuh hingga 18mm atau lebih dan dapat berovulasi kapan saja. Namun, beberapa wanita tidak berovulasi ketika folikelnya sudah matang, yang dapat menyebabkan pembentukan kista luteinisasi dan juga dapat menyebabkan kemandulan. 1. Terjadi pembentukan kista. Ketika folikel matang dan tidak berovulasi, folikel dapat menjadi luteinisasi dan membentuk kista luteinisasi. Jika kista ini berukuran kecil, pada dasarnya tidak berpengaruh. Namun, jika kista berukuran besar, kista dapat terpuntir atau pecah, mengakibatkan sakit perut yang parah dan bahkan syok hemoragik. 2. Infertilitas. Setelah folikel mengalami ovulasi, sel telur dapat bergabung dengan sperma untuk membentuk sel telur yang telah dibuahi. Jika folikel tidak berovulasi setelah matang, sperma tidak akan dapat bergabung dengan sel telur, sehingga akan menyebabkan kemandulan pada wanita.