Kreatinin darah tinggi 110μmol/L dianggap terkait dengan faktor fisiologis seperti konsumsi daging yang berlebihan, olahraga berat, atau kondisi patologis seperti gagal ginjal. Pasien harus memperhatikan diet ringan, diet seimbang, dll. Untuk pasien dengan gagal ginjal, perhatian juga harus diberikan untuk mengurangi asupan makanan tinggi kalium dan tinggi fosfor.
1. Faktor fisiologis: Untuk beberapa pasien yang mengkonsumsi makanan daging secara berlebihan atau melakukan aktivitas berat sebelum pemeriksaan, dapat menyebabkan kreatinin darah 110μmol/L, dan hasilnya biasanya tidak memiliki signifikansi klinis. Pasien semacam ini dapat membuat kreatinin darah kembali normal setelah mengatur pola makannya, seperti memperhatikan makanan yang ringan dan mudah dicerna, serta lebih banyak mengonsumsi buah dan sayuran segar.
2. Kondisi patologis: Gagal ginjal akut atau kronis dapat menyebabkan pasien memiliki kreatinin darah 110μmol/L. Untuk pasien gagal ginjal, mereka harus memiliki kreatinin darah 110μmol/L dalam kehidupan sehari-hari. Untuk pasien gagal ginjal, diet harian harus berdasarkan kalori tinggi, vitamin tinggi dan mudah dicerna. Perlu diperhatikan bahwa pasien harus menghindari makan makanan yang kaya kalium dan tinggi fosfor, dan membatasi asupan protein.
Jika gagal ginjal disertai dengan oedema dan gagal jantung, jumlah asupan air harus dibatasi secara ketat untuk menghindari memperparah kondisi.
Dianjurkan agar orang dengan kreatinin darah 110μmol/L harus pergi ke rumah sakit biasa untuk pemeriksaan lebih lanjut secara rinci, dan mengikuti instruksi dokter setelah mengklarifikasi penyebab penyakit, serta memperhatikan kewajaran pola makan dalam kehidupan sehari-hari.