Kanker mulut adalah kanker yang terjadi pada bibir, lidah, dasar mulut, langit-langit mulut, gusi, pipi, mukosa alveolar dan kelenjar ludah. Kanker ini lebih sering terjadi pada orang dewasa daripada pria. Merokok, konsumsi alkohol, infeksi virus, kebiasaan diet, gizi buruk dan iritasi lokal semuanya dapat menyebabkan kanker mulut. Para ahli mengingatkan bahwa kanker mulut perlu dideteksi, didiagnosis dan diobati sedini mungkin. Minum alkohol dan merokok, atau minum alkohol dan tidak memperhatikan kebersihan mulut, memiliki efek sinergis dan dapat meningkatkan kejadian kanker mulut lebih dari 75%. Merokok dapat menginduksi lesi prakanker seperti leukoplakia pada mukosa mulut, sementara konsumsi alkohol dapat menyebabkan luka bakar mukosa dan meningkatkan penyerapan karsinogen, sehingga meningkatkan risiko kanker lidah dan dasar mulut. Kebersihan mulut yang buruk atau ulkus inflamasi kronis, atau ulkus traumatis di rongga mulut, dan ulkus berkepanjangan yang tidak sembuh-sembuh harus diperhatikan, terutama kanker lidah adalah yang paling umum. Tanda-tanda peringatan dan gejala kanker mulut adalah sebagai berikut: 1. bintik-bintik putih, merah, dan gelap pada mukosa mulut; 2. pembengkakan abnormal dan pembesaran kelenjar getah bening di mulut dan leher; 3. pendarahan berulang yang tidak dapat dijelaskan dari mulut; 4. mati rasa dan nyeri yang tidak dapat dijelaskan di mulut, wajah, tenggorokan, dan leher. Pasien yang datang dengan gejala atau tanda di atas harus waspada untuk mendapatkan diagnosis yang cepat dan pengobatan dini.