Banyak jaringan dan organ dalam rongga mulut yang penting dalam mempertahankan fungsi pengunyahan, menelan dan berbicara seseorang. Begitu tumor terjadi, pengangkatannya pasti akan sangat mempengaruhi kemampuan pasien untuk melakukan fungsi-fungsi ini. Pada saat yang sama, kehilangan jaringan di rongga mulut kadang-kadang dapat menyebabkan kelainan bentuk yang serius dalam penampilan, yang mempengaruhi kesejahteraan sosial dan psikologis pasien. Dalam beberapa dekade terakhir, insiden kanker mulut menjadi lebih muda, dan selain meningkatkan tingkat kesembuhan bedah, pemulihan bentuk dan fungsi pasca-operasi juga harus dipertimbangkan. Dalam dua dekade terakhir, telah terjadi perkembangan pesat dalam teknik bedah prostetik dan rekonstruktif, yang telah banyak digunakan dalam perbaikan cacat setelah reseksi kanker mulut. Berbagai jenis jaringan dari berbagai bagian tubuh dapat digunakan untuk memulihkan otot, kulit dan jaringan lunak lainnya yang hilang, serta merekonstruksi jaringan tulang rahang yang telah diangkat. Hal ini mengembalikan penampilan dan fungsi dasar pasien semaksimal mungkin, sangat meningkatkan kualitas hidup pasien setelah pembedahan dan merupakan salah satu kemajuan terpenting dalam pengobatan kanker mulut dalam beberapa tahun terakhir.