Tidak ada efek yang jelas dari makan makanan manis untuk mengatasi anemia, dan pengobatannya terutama harus berdasarkan penyebab dan ditargetkan sesuai dengan jenis anemia.
Anemia didefinisikan sebagai kurangnya jumlah sel darah merah dalam darah tepi. Karena sel darah merah mengandung hemoglobin, yang merupakan zat pembawa oksigen, maka anemia dapat menyebabkan gejala hipoksia jaringan, seperti pusing, sakit kepala, dan jantung berdebar. Selain itu, anemia juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti kulit pucat dan selaput lendir, kelelahan, kurang nafsu makan, mual dan muntah.
Makanan manis hanya menyediakan glukosa dan tidak mengatasi akar penyebab anemia atau mengurangi ketidaknyamanan yang ditimbulkannya. Langkah pertama dalam mengobati anemia adalah mengidentifikasi penyebab anemia dan jenis anemia, lalu memberikan pengobatan yang tepat sasaran. Sebagai contoh, anemia defisiensi besi dapat diobati dengan suplemen zat besi (ferrous suksinat).
Sebagai kesimpulan, dianjurkan untuk mencari saran medis dan menerima perawatan rutin di bawah bimbingan dokter.