Mengapa ada darah di toilet?

Darah di toilet disebut darah dalam tinja. Namun, ada dua jenis darah dalam tinja: tinja hitam dan darah segar. Feses hitam berarti bahwa warna darah dalam feses kita berwarna kelam, atau hitam. Pendarahan seperti itu pada saluran pencernaan biasanya di saluran pencernaan bagian atas. Misalnya, perdarahan dari esofagus, perdarahan dari tukak lambung, perdarahan dari tukak duodenum atau perdarahan dari bagian usus halus. Darah melewati saluran usus dan berubah menjadi hitam saat keluar dari tubuh. Kedua, ada darah di tengah-tengah tinja, dan pendarahan semacam ini di saluran pencernaan terutama berasal dari usus besar dan rektum. Tentu saja, beberapa hemoroid internal atau eksternal juga berdarah merah terang. Pendarahan biasanya mendesak, berat dan cepat, dan pasien memiliki gejala yang parah. Warna darah dalam tinja merupakan indikator yang baik untuk menentukan lokasi pendarahan. Dokter tentu saja juga akan menggunakan warna perdarahan untuk menentukan tes apa yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk menghentikan perdarahan. Jika darah dalam tinja terjadi di rumah, penting untuk tidak mengobatinya sendiri, tetapi mencari pertolongan medis.