Sulit buang air besar dapat dikaitkan dengan faktor-faktor berikut: pertama, pola makan yang relatif sederhana dengan komposisi makanan tunggal dan kurang serat, sehingga mengurangi rangsangan gerakan usus besar. Kedua, pengaruh faktor mental, seperti ketegangan kerja, makan tidak teratur, begadang terlalu lama dan perubahan kebiasaan hidup. Ketiga, kemunduran fungsi pencernaan pada lansia, ditambah dengan berkurangnya aktivitas dan berkurangnya gerakan peristaltik usus. Keempat, sindrom iritasi usus besar, yang disebabkan oleh disfungsi saluran usus itu sendiri. Kelima, obat oral, efek samping dari obat ini dapat menyebabkan sembelit. Keenam, wanita hamil mengalami kesulitan buang air besar karena tekanan rahim dan janin yang membesar pada rektum saat hamil tua. Ketujuh, penderita wasir takut untuk buang air besar karena dapat dengan mudah menyebabkan perdarahan wasir saat buang air besar. Tidak buang air besar dalam waktu yang lama menyebabkan penyerapan air dari tinja, yang menjadi lebih kering dan sulit untuk dikeluarkan.