Sindrom Down adalah sindrom trisomi 21 yang mudah dikenali dari ciri-ciri wajahnya yang khas, terutama jarak mata yang lebar, tetapi tidak ada standar pasti seberapa lebar jarak mata tersebut, karena setiap anak memiliki bentuk wajah, mata, dan variasi genetik yang berbeda. Diagnosis sindrom Down didasarkan pada tes DNA anak, bukan pada lebar jarak mata. Ciri-ciri lain dari wajah yang membantu menentukan sindrom Down adalah akar hidung yang rendah, celah mata yang kecil, canthus luar yang miring ke atas, telinga yang kecil, lidah yang sering menjulur keluar dari mulut, perawakan yang pendek, dan lingkar kepala yang lebih rendah dari normal. Garis tangan hanya berupa satu garis horizontal, yang disebut telapak tangan patah.