Tinja seperti bubur, yaitu tinja yang tidak berbentuk, umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan flora usus, gastroenteritis akut, dan tumor usus.
1. Ketidakseimbangan flora usus: begadang yang berkepanjangan, pola makan yang tidak tepat, penggunaan antibiotik dalam jumlah besar (seperti amoksisilin), dll. Dapat merusak keseimbangan flora usus, mengakibatkan ketidakseimbangan flora usus, tinja seperti bubur, dapat disesuaikan dengan cara hidup, mengambil sediaan mikro-ekologi (seperti Saccharomyces boulardii, Clostridium typhimurium) pengobatan.
2. Gastroenteritis akut: pola makan yang tidak bersih, pola makan yang distimulasi dingin, dingin, dll. Dapat menyebabkan gastroenteritis akut, penyumbatan mukosa usus dan edema, mempengaruhi penyerapan makanan dan tinja seperti bubur.
Hal ini dapat diobati dengan diet lunak, kompres panas pada perut, agen mikroekologi oral seperti Saccharomyces boulardii, Clostridium typhimurium, dll., dan antibiotik oral untuk melawan infeksi seperti siprofloksasin dan norfloksasin, dll., jika perlu.
3. Tumor usus: tumor usus jinak dan ganas dapat menyebabkan disfungsi pencernaan dan penyerapan usus, serta perubahan kebiasaan buang air besar, dan dapat muncul feses seperti bubur, yang dapat diobati dengan pembedahan.
Bila terdapat feses yang terus menerus seperti bubur, sebaiknya berkonsultasi dengan rumah sakit tepat waktu untuk meningkatkan pemeriksaan yang relevan untuk mengklarifikasi penyebab penyakit. Obat harus diresepkan oleh dokter.