Gejala kecemasan dan ketakutan

Gejala-gejala kecemasan dan ketakutan dapat dibagi menjadi kira-kira tiga area: yang pertama adalah aspek emosional, yang kedua adalah aspek somatik, yang merupakan gejala disfungsi otonom, dan yang ketiga adalah gejala kegelisahan motorik. Gejala emosional bisa mencakup kegugupan, gangguan, ketidaksabaran, ketidaksabaran, tidak bersemangat, kurang tenang, dan kecenderungan untuk panik dan kehilangan konsentrasi ketika menghadapi peristiwa yang tiba-tiba, dan berpikir buruk tentang peristiwa itu. Bahkan pada saat istirahat, pasien mungkin mengalami kegelisahan dan rasa takut akan mengalami masalah, dan sering kali gelisah. Gejala disfungsi otonom dapat mencakup jantung berdebar-debar, berkeringat, dada sesak, sesak napas, mulut kering, konstipasi, diare, sering buang air kecil, buang air kecil yang mendesak, kulit yang memerah atau pucat, dan dalam beberapa kasus, impotensi, ejakulasi dini, dan gangguan menstruasi. Kegelisahan motorik terutama terdiri dari gelisah, menggosok-gosokkan tangan dan kaki, gemetar pada anggota badan, nyeri tegang pada otot dan tremor pada tangan, lidah dan bibir.