Batuk? Asma bronkial !!!

Batuk adalah gejala pernapasan yang umum terjadi pada kita semua, dan mungkin tidak ada orang yang tidak pernah mengalami batuk seumur hidupnya. Namun, siapa yang menyangka sejak awal bahwa batuk yang tidak kunjung sembuh dalam waktu yang lama, atau batuk yang terjadi setelah menghirup gas yang menyebabkan iritasi atau berolahraga, mungkin merupakan asma bronkial? Siapa yang menyangka pada awalnya bahwa batuk mereka, yang menetap, atau yang menyebabkan iritasi, atau yang kambuh setelah berolahraga, mungkin merupakan asma bronkial? Sebagian besar batuk membaik secara bertahap dengan pengobatan antibiotik, tetapi terkadang batuk tidak mereda setelah pengobatan dengan berbagai antibiotik dan penekan batuk, tetapi terus berlanjut. Ini sering kali merupakan kasus asma varian batuk, yang memerlukan pengobatan dengan obat asma untuk meredakan batuk. Asma varian batuk adalah jenis asma spesifik di mana batuk kronis adalah manifestasi klinis utama atau satu-satunya. Pada tahap awal asma, 5-6% pasien mengalami batuk yang terus-menerus, sebagian besar pada malam hari atau dini hari, sering kali menjengkelkan, yang sering kali salah didiagnosis sebagai bronkitis. Pasien dengan penyakit ini sering kali memiliki ciri-ciri klinis sebagai berikut: 1. Tes laboratorium atau tes lainnya biasanya tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi yang jelas, atau pengobatan antibiotik jangka panjang tidak efektif. 2. Episode dapat dikurangi dengan bronkodilator. 3. Banyak pasien memiliki riwayat alergi pribadi, yaitu riwayat eksim, urtikaria, rinitis alergi, dll. Sebagian besar pasien dapat ditemukan memiliki riwayat alergi dalam keluarga. 4, Olahraga, udara dingin, alergen atau infeksi virus dapat memicu serangan asma. 5, Asma bersifat musiman, sebagian besar terlihat pada musim semi dan musim gugur dan berulang. 6. Rontgen dada menunjukkan tekstur paru-paru yang normal atau meningkat tetapi tidak ada perubahan organik lainnya. Pada titik ini, pasien tersebut harus pergi ke rumah sakit untuk menjalani tes lebih lanjut seperti fungsi paru, tes eksitasi bronkial dan tes olahraga untuk memastikan diagnosis. Setelah penyakit ini didiagnosis, pengobatan asma secara teratur harus diberikan. Poin-poin utamanya adalah sebagai berikut: 1. Ketika musim berganti dan suhu berubah secara tiba-tiba, Anda harus menambahkan lebih banyak pakaian pada waktunya, dan pada saat yang sama, pakaian harus dikeringkan dan didesinfeksi sesering mungkin, terutama untuk orang tua dan anak-anak, untuk menghindari infeksi flu. 2. Hindari makanan yang dapat menyebabkan gejala alergi, seperti kepiting dan udang. 3. Jangan memelihara hewan peliharaan atau bunga di rumah, dan jangan menggelar karpet; hindari kontak dengan serbuk sari, tungau debu, asap minyak, dan cat. 4 . Jika anak Anda adalah penderita penyakit ini, jangan biarkan anak Anda tertidur sambil memegang boneka yang panjang. 5. Jaga ventilasi di dalam ruangan, terutama di kamar tidur anak-anak, dan buka jendela secara teratur di rumah yang menggunakan AC dalam jangka panjang. Olahraga terbaik adalah berenang, yang memperkuat jantung dan paru-paru serta melatih otot-otot pernapasan secara efektif. Asma bukanlah kondisi yang menakutkan, jika kita bisa mendapatkan diagnosis yang jelas dan mengobati serta mengelolanya dengan benar. Kami percaya bahwa kita semua yang menderita asma dapat meningkatkan kualitas hidup kita.