Penyebab umum kelainan bentuk telinga pada bayi adalah: faktor genetik, faktor pengobatan, faktor lingkungan, infeksi virus, dan sebagainya. 1. Faktor genetik: merupakan salah satu penyebab umum kelainan bentuk telinga pada bayi, dan penelitian yang relevan telah menemukan bahwa orang dengan kelainan bentuk telinga memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami kelainan bentuk telinga pada generasi berikutnya karena kelainan kromosom. 2. Faktor obat: wanita hamil yang mengonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat memiliki teratogenisitas, seperti heksestrol, tetrasiklin, streptomisin, dll., Di bawah pengaruh obat dapat menyebabkan kelainan bentuk telinga janin. 3. Faktor lingkungan: Jika wanita hamil terpapar beberapa bahan kimia radioaktif pada awal kehamilan, hal ini juga akan menyebabkan anak mengalami kelainan bentuk telinga. 4. Infeksi virus: Ini juga merupakan salah satu penyebab umum kelainan bentuk telinga janin. Jika anak terinfeksi virus rubella, virus herpes, dll. di dalam rahim ibu, hal ini juga akan meningkatkan kemungkinan terjadinya kelainan bentuk telinga janin. Selain itu, janin tertentu juga dapat mengalami hidrosefalus atau kelainan bentuk organ lainnya. Kesimpulannya, ada banyak penyebab kelainan bentuk telinga pada bayi dan harus ditangani dengan tindakan yang tepat, seperti pembedahan. Jika pendengaran terganggu, alat bantu dengar harus dipakai.