Gangguan menstruasi pada usia 45 tahun dapat diatasi dengan mengonsumsi obat oral seperti estradiol valerat dan progesteron, dan dengan memperbaiki gaya hidup. Gangguan menstruasi pada usia 45 tahun sebagian besar dianggap terkait dengan periode perimenopause wanita, dan mungkin juga terkait dengan stres yang dialami wanita baru-baru ini, perubahan lingkungan tempat tinggal, malnutrisi, dan sebagainya. 1. Obat-obatan: Ketika seorang wanita mencapai usia 45 tahun, secara bertahap ia akan memasuki masa perimenopause, di mana kadar hormon tubuh secara bertahap akan terganggu, dan sekresi estrogen dan progesteron tidak mencukupi, yang pada gilirannya menyebabkan gangguan menstruasi. Secara umum, jika perimenopause, gangguan menstruasi adalah fenomena fisiologis dan tidak memerlukan intervensi khusus. Jika ingin mengobatinya, Anda dapat mengikuti petunjuk dokter untuk memilih pengobatan estrogen dan progesteron, seperti estradiol valerat, progesteron, dan sebagainya. 2. Penyesuaian gaya hidup: Jika gangguan menstruasi disebabkan oleh stres mental jangka pendek atau kekurangan gizi, gangguan tersebut dapat diperbaiki dengan kerja dan istirahat yang teratur, olahraga yang tepat, dan peningkatan nutrisi. Jika Anda berusia 45 tahun dan mengalami gangguan menstruasi, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan guna mengetahui penyebab gangguan tersebut.