Bagaimana nyeri dinilai?

Untuk menentukan tingkat nyeri dengan lebih baik, terdapat berbagai macam metode penilaian nyeri, yang paling sering digunakan adalah metode penilaian analog visual dan metode penilaian numerik, yang mudah digunakan. Dalam anestesiologi, metode ini lebih praktis untuk penilaian gejala pasca operasi. Setelah operasi, dokter harus menilai rasa sakit pasien, dan kemudian memberikan perawatan yang sesuai berdasarkan skor rasa sakit. Skor nyeri seperti skor numerik: 0 berarti tidak ada nyeri, 1-3 berarti ringan, 4-7 berarti sedang, dan 7-10 berarti nyeri berat, yaitu nyeri yang tidak tertahankan. Nyeri di atas tingkat sedang harus ditangani dengan analgesia. Formulasi analgesia pasca operasi dikonfigurasikan sesuai dengan kondisi umum pasien, prosedur pembedahan, dan informasi tentang skor nyeri pasca operasi, untuk mencapai perawatan individual guna mengurangi terjadinya komplikasi pasien. Analgesia pasca operasi meningkatkan kenyamanan pasien, yang merupakan bagian penting dari anestesiologi.