Metode olahraga yang umum dilakukan adalah olahraga aerobik sedang dan mengubah kebiasaan olahraga yang buruk.
Lutut yang muncul dapat dibagi menjadi popping fisiologis dan popping patologis. Popping fisiologis biasanya tidak memiliki gejala lain, dan dapat mereda dengan sendirinya setelah berolahraga ringan dan istirahat. Popping patologis akan disertai dengan gejala seperti nyeri sendi dan pembengkakan, yang dapat dilihat pada cedera meniskus, sinovitis, dan sebagainya.
1. Olahraga aerobik sedang: yang umum dilakukan seperti berenang, jalan kaki, dll. Pasien harus memperhatikan intensitas olahraga, dan melakukan olahraga ringan yang tidak merusak sendi lutut, agar tidak menimbulkan rasa sakit sebagai batasnya.
2. Ubah kebiasaan olahraga yang buruk: pasien dengan gejala nyeri dan bengkak harus mengurangi latihan menahan beban lutut, seperti jongkok, lari dan lompat, dll., Dan beristirahat, konsultasikan dengan dokter tepat waktu untuk mengidentifikasi penyebab penyakit dan mengobatinya sesegera mungkin.
Dianjurkan agar pasien di bawah bimbingan dokter profesional untuk melakukan pelatihan rehabilitasi, jangan membabi buta berolahraga sendiri, untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.