Setiap ibu dan ayah menginginkan bayi mereka menjadi putih, gemuk dan cerdas. Apakah menjadi cerdas itu wajar? Untuk mengetahui apakah bayi Anda cerdas atau tidak, Anda mungkin ingin merujuk pada 7 manifestasi kelahiran pertama. 1, suka tertawa Semakin dini seorang anak tersenyum, semakin besar kemungkinannya untuk menjadi pintar. Meskipun ini bukan tanda yang sepenuhnya dapat diandalkan, namun ini adalah sebuah simbol. Bayi yang mulai tertawa sejak dini, sering kali menjadi anak yang cerdas dan lincah. Saat lahir, bayi baru lahir yang cerdas mungkin lebih waspada daripada anak-anak lain. Beberapa anak dapat mengangkat kepala mereka sendiri untuk sementara waktu sejak awal, seolah-olah mereka melihat sekeliling dan memiliki rasa ingin tahu yang kuat tentang kehidupan. 2. Berat Badan Bayi yang lebih berat memiliki ibu yang mendapat nutrisi dan perawatan yang baik saat mereka hamil dan oleh karena itu juga lebih mungkin memberikan pendidikan yang lebih baik kepada bayi mereka di rumah. Anak yang lebih berat cenderung berada di dunia yang menyenangkan dan didukung secara emosional dibandingkan dengan anak yang lebih ringan. 3. Suka meniru Pada usia 8 jam, bayi dapat meniru lidah ibunya. Bayi baru lahir memiliki kemampuan untuk meniru ekspresi wajah orang dewasa. Ketika bayi Anda yang baru lahir terjaga dengan tenang, peganglah dia dengan jarak 20-25 cm dari wajah Anda dan mintalah dia untuk melihat wajah Anda. Pertama, julurkan lidah Anda dan ulangi gerakan tersebut secara perlahan-lahan sebanyak 1 kali setiap beberapa detik, lalu berhenti. Jika ia terus melihat wajah Anda, ini berarti ia mungkin sedang menggerakkan lidahnya di dalam mulutnya dan, setelah beberapa saat, ia akan menjulurkan lidahnya dari mulutnya. Jika Anda melakukan gerakan membuka mulut pada bayi Anda yang baru lahir dan mengulanginya beberapa kali, ia juga akan belajar membuka mulut kecilnya. Bayi baru lahir juga meniru ekspresi cemberut, tersenyum, dan sedih. Perkembangan intelektual bayi baru lahir akan difasilitasi oleh fakta bahwa ia akan dapat meniru bayi baru lahir dari tindakan yang sederhana hingga tindakan yang kompleks. 4, suka melihat sesuatu Persepsi adalah yang paling awal dalam perkembangan psikologis bayi, dan penglihatan adalah bagian penting dari persepsi. Hidup dalam lingkungan stimulasi visual yang sesuai sejak usia muda akan menjadi dasar yang baik untuk perkembangan persepsi dan kognitif mereka. Bayi baru lahir suka melihat berbagai hal, terutama buku, benda-benda dengan warna-warna cerah seperti bola merah atau diagram bullseye hitam dan putih, diagram batang, karakter Cina dan sebagainya. Para ibu sering kali secara sadar membiarkan bayinya melihat wajah mereka sendiri, membungkuk dan berbicara kepada mereka, memanggil nama mereka atau tersenyum kepada mereka, sementara secara konstan mengubah sudut pandang mereka dapat meningkatkan hubungan antara ibu dan anak. Bayi baru lahir dapat membedakan rasa dengan baik dan memiliki ekspresi yang tidak menyenangkan untuk rasa asin, pahit, dan asam. Ketika mencium bau, ada reaksi peningkatan detak jantung dan perubahan aktivitas, dan ia dapat membedakan bau bantalan susu ibunya. Saat dalam kondisi yang baik, ia juga akan menatap dan tersenyum kepada Anda, mengisap tangannya sendiri atau meraih tangan lawan bicaranya. 6. Senang bermain dengan benda-benda kecil Jika Anda mengamati dengan seksama, Anda akan menemukan bahwa bayi Anda suka mengetuk-ngetuk barang ketika ia mendapatkannya, dan akan mengambilnya dengan tangan yang berbeda dan mengetuknya lagi ketika ia merasa tangan ini tidak mengetuk dengan keras. Bayi suka mengetuk sesuatu, apa pun yang mereka dapatkan, mereka ingin menggunakannya untuk mengetuk. Bayi yang cerdas sangat tertarik pada benda-benda kecil yang dapat dipegangnya. Ia akan memegang botol dengan baik dan mungkin mengambil sesuatu dengan jari-jarinya, mengalihkan sesuatu dari satu tangan ke tangan yang lain, mengangkat, mengguncang, mendorong, menarik, meremas, dan melempar sesuatu yang dekat dengan bayi. Ketika ia memegang mainan, ia akan mengguncang-guncangkannya dengan kuat dengan tangannya atau melemparkannya dengan keras ke lantai untuk mendengar suara yang dihasilkannya. 7. Keterampilan motorik yang luar biasa Keterampilan motorik: Bayi baru lahir memiliki banyak keterampilan motorik bawaan. Misalnya, dengan memegangi kedua tangannya di kakinya, bayi dapat memanfaatkan momentum untuk merangkak ke depan. Refleks berjalan: ketika bayi digendong tegak di tempat tidur dengan kaki telanjang, ia akan mengambil langkah “titian” ke depan, dan anak yang berjalan dengan baik akan melakukannya seolah-olah berjalan. Refleks berenang: bayi yang lahir di dalam air dapat berenang di dalam air tanpa tersedak. Refleks menarik: ketika jari telunjuk diletakkan di telapak tangan bayi yang baru lahir, jari tersebut akan segera terasa dikepalkan oleh bayi (refleks genggaman). Pemeriksa dapat menggunakan ini untuk mengangkat bayi di udara selama beberapa detik, seperti halnya nenek moyang manusia yang bergelantungan di dahan pohon di hutan, dll.