Ketika seorang anak jatuh dan menggigit lidahnya, lukanya akan dalam dan membutuhkan debridemen dan penjahitan bedah.
Ketika seorang anak jatuh dan menggigit lidahnya (secara klinis dikenal sebagai trauma lidah), dan lukanya dalam, maka akan mengeluarkan banyak darah dengan rasa sakit yang parah, dan dapat menyebabkan lidah bergerak secara normal, yang dapat mempengaruhi fungsi artikulasi dan pengunyahan. Oleh karena itu, disarankan agar anak-anak dengan trauma lidah mencari perhatian medis untuk melakukan operasi debridemen dan penutupan luka.
Luka pertama-tama dibersihkan dan dibilas untuk menghilangkan benda asing, dan kemudian ditutup rapat dengan jahitan; perawatan di atas dapat secara efektif menghentikan pendarahan dan mempercepat penyembuhan luka, yang merupakan salah satu perawatan konvensional untuk trauma lidah. Setelah operasi, kita harus memperhatikan kebersihan mulut dan mengganti obat secara teratur.
Jika seorang anak jatuh dan menggigit lidahnya, dan lukanya dalam, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.