Pencegahan kejang demam Demam adalah salah satu gejala yang paling umum pada anak-anak, sebagian besar disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan dan saluran kemih. Suhu 38°C atau kurang tidak memerlukan perawatan. Suhu di atas 39°C dapat menyebabkan kejang-kejang, sebagian besar pada anak-anak berusia empat bulan hingga enam tahun. Dalam beberapa kasus, makanan yang dimuntahkan terhirup ke dalam saluran napas atau bahkan paru-paru, sehingga mengakibatkan batuk yang berkepanjangan dan infeksi paru-paru. Pada sebagian kasus, hal ini bisa menyebabkan asfiksia yang mengancam jiwa. Inilah sebabnya, mengapa sangat penting untuk mencegah kejang demam dan menanganinya secara tepat apabila terjadi. Terdapat riwayat kejang demam dalam keluarga, dengan salah satu orang tua memiliki riwayat kejang demam pada anak usia dini. Anak-anak dengan riwayat demam dalam keluarga harus didinginkan secara aktif hingga suhu 38°C dengan antipiretik oral seperti ibuprofen, neproxen atau acetaminophen dan banyak cairan. Anak-anak dengan riwayat kejang-kejang harus dipantau suhunya secara ketat dan diberikan ibuprofen oral atau acetaminophen pada suhu 37,5°C dan obat penenang. Selama kejang, kepala harus dimiringkan ke satu sisi untuk mencegah aspirasi muntahan ke dalam jalan napas dan untuk mencegah gigitan lidah. Sebagian besar kejang hanya beberapa detik dan tidak menyebabkan kerusakan otak, jadi tidak perlu stres atau khawatir. Namun, kejang berulang dapat disebabkan oleh ambang hipotermia yang rendah dan harus dicegah.