Kesehatan pria adalah masalah yang luas, termasuk kesehatan reproduksi, kesehatan seksual dan kesehatan prostat, sehingga pemeriksaan kesehatan reproduksi pria difokuskan pada masalah-masalah ini. Pemeriksaan yang umum dilakukan meliputi pemeriksaan biokimia air mani dan plasma seminalis secara rutin, pemeriksaan hormon seks untuk menilai fungsi reproduksi pria, dan pemeriksaan ultrasonografi pada skrotum, korda spermatika, dan kelenjar prostat untuk menentukan apakah terdapat varikokel atau displasia testis, serta pemeriksaan cairan prostat rutin untuk menyingkirkan prostatitis. Untuk pria berusia di atas 50 tahun, pemeriksaan antigen spesifik prostat secara rutin diperlukan untuk menyingkirkan kanker prostat.