Menjepit selimut pada anak berusia 6 tahun biasanya merupakan tanda sindrom mencubit kaki. Sindrom menjepit mengacu pada perilaku yang menyebabkan rangsangan dengan menjepit kaki atau menggosok perineum, dan dapat terjadi pada anak usia 2 bulan hingga 8 tahun, dan lebih sering terjadi pada anak perempuan. Anak perempuan biasanya terlibat dalam perilaku memegang kaki dan selimut, dan anak laki-laki biasanya terlibat dalam sentuhan alat kelamin. Alasannya mungkin karena tubuh mengeluarkan lebih banyak hormon seks selama masa pertumbuhan dan anak akan mengeksplorasi tubuhnya, yang disebut perilaku auto-erotis, dan jika anak mengembangkan kebiasaan memegang kaki, maka akan timbul sindrom memegang kaki. Ada juga kemungkinan bahwa gatal-gatal pada alat kelamin yang disebabkan oleh pakaian dalam yang terlalu ketat, eksim, cacing kremi, encopresis, vaginitis, dan lain-lain, yang mengakibatkan terbentuknya kebiasaan menjepit kaki dan selimut. Umumnya, anak akan melakukannya lebih sering pada periode waktu tertentu, dan setelah eksplorasi terpenuhi, frekuensinya akan berangsur-angsur berkurang dan menghilang. Jika anak sesekali melakukannya, orang tua tidak perlu terlalu khawatir, tetapi harus membimbing anak untuk memperhatikan perlindungan bagian pribadi. Jika anak menjepit selimut lebih sering, maka perlu segera mencari perawatan medis.