Apa saja bahaya penyakit Parkinson?

Penyakit Parkinson bukan sekadar manifestasi gejala motorik seperti tremor anggota tubuh, kekakuan, bradikinesia, dan kelelahan, tetapi merupakan penyakit yang memengaruhi semua sistem tubuh dan merusak semua organ dan organ tubuh. I. Gejala motorik, yang secara signifikan mengurangi kualitas hidup pasien, dimanifestasikan oleh bradikinesia, tremor saat istirahat, dan kekakuan otot. Disfungsi keseimbangan, yang dapat menyebabkan jatuh, patah tulang sekunder dan trauma kranio-serebral. Kesulitan menelan, tersedak dan batuk, yang dapat menyebabkan infeksi paru-paru, malnutrisi dan komplikasi lainnya. Gejala pencernaan, seperti kembung, masalah perut, sembelit, dll. V. Gejala mental, seperti kecemasan, depresi, halusinasi, dll. VI. Gejala sistem motorik, selain keterbelakangan motorik yang disebutkan di atas, kekakuan dan tremor, deformasi sendi, atrofi otot, dan kelainan bentuk kontraktur ekstremitas juga akan terjadi pada stadium lanjut. Gejala sistem peredaran darah, pengobatan jangka panjang, pasien mengalami hipotensi postural, trombosis, dll. Perubahan fungsi kognitif, penyakit Parkinson pada beberapa pasien dikombinasikan dengan demensia, tahap akhir kesulitan berkomunikasi, kesulitan menghitung, tidak mengenali anggota keluarga, tersesat, dll. Fungsi sensorik, pasien dengan penyakit Parkinson tingkat lanjut dapat mengalami rasa sakit dan mati rasa di banyak bagian tubuh. Gangguan tidur, sebagian besar pasien pada stadium menengah dan akhir akan mengalami pengurangan waktu tidur, insomnia, pembalikan siang dan malam, penurunan kualitas tidur, sehingga membutuhkan pengobatan. XI. Gejala kemih, pasien stadium akhir mengalami poliuria, sering buang air kecil, desakan buang air kecil, infeksi saluran kemih dan manifestasi lainnya.