Kelainan gaya berjalan dapat disebabkan oleh gangguan motorik atau sensorik dan karakteristiknya terkait dengan lokasi lesi. Hal ini dapat dilihat pada banyak gangguan neurologis atau gangguan sistemik lainnya, dan terdapat beberapa pola gaya berjalan abnormal yang khas yang menunjukkan adanya gangguan tertentu dan dapat didiagnosis dengan visualisasi. Gaya berjalan merunduk atau bergoyang adalah tanda umum dari dislokasi medula kongenital. Pada dislokasi unilateral, muncul rasa pincang, sedangkan pada dislokasi bilateral, panggul dimiringkan ke depan saat berdiri, pinggul terangkat ke belakang, pinggang cembung, perut membuncit, dan gaya berjalan bergoyang dari satu sisi ke sisi lain saat berjalan, oleh karena itu disebut gaya berjalan merunduk atau bergoyang. Dalam hidup, perhatian harus diberikan pada pola makan. A. Makanan yang tepat: 1, diet harus ringan dan bergizi. 2, bisa makan lebih banyak ikan, telur, ayam, daging babi tanpa lemak, dll., tetapi tidak terlalu banyak, agar tidak merusak limpa dan perut. 3, kubis, tauge, tomat, hawthorn, mandarin, kurma dan sayuran serta buah-buahan lainnya dapat dimakan lebih sering. 4, makanan harus tinggi protein, kaya vitamin, kalsium, seng, daging tanpa lemak, telur, ikan, udang, hati hewan, iga, jamur, jamur, tahu, kembang kol, dll. Bisa tepat untuk makan lebih banyak. Hindari makan: 1. Hindari makan makanan berminyak dan kental yang terlalu panas, melukai cairan dan merusak limpa dan lambung. 2. Kurangi makan atau hindari makan makanan yang terlalu pedas, terlalu asin, mentah dan dingin serta makanan yang tidak dapat dicerna dan merangsang.