Ada banyak penyebab pusing saraf, mulai dari fenomena fisiologis normal seperti kelainan endokrin dan eksitasi simpatik hingga faktor patologis abnormal seperti spondilosis serviks, penyakit otak atau serebrovaskular. Ketika pusing karena tegang terjadi, dianjurkan agar pasien pergi ke rumah sakit untuk mengidentifikasi penyebabnya dan kemudian menanganinya dengan tepat. I. Fenomena fisiologis normal 1. Kelainan endokrin: Ketika dalam keadaan tegang, hal ini dapat menyebabkan sekresi hormon yang tidak normal di dalam tubuh. Sekresi hormon adrenal yang berlebihan dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah, percepatan pernapasan, dan bahkan pusing. 2. Eksitasi simpatis: Ketika dalam keadaan tegang, hal ini dapat menyebabkan eksitasi simpatis, yang mengarah pada peningkatan tekanan darah yang signifikan, percepatan denyut jantung, dan percepatan aliran darah. Hal ini menyebabkan peningkatan aliran darah dan tekanan intrakranial di otak, yang dapat menyebabkan pusing. Kedua, faktor patologis abnormal 1, spondylosis serviks: seperti menderita spondylosis serviks, dalam ketegangan akan menyebabkan kejang otot leher, jika osteofit di sekitarnya, akan merangsang kompresi ke arteri vertebralis, mempengaruhi suplai darah, sehingga mengakibatkan gejala pusing; 2, penyakit otak atau serebrovaskular: penyakit otak atau serebrovaskular yang ada di otak, dalam ketegangan dapat membuat otak dan stimulasi serebrovaskular, dapat menyebabkan spasme pembuluh darah, sehingga transportasi ke darah dan oksigen ke otak, mengakibatkan kurangnya suplai darah dan oksigen ke otak dan karenanya pusing.