Apa saja kontraindikasi diet yang biasa terjadi pada pasien dengan dada yang sempit dan rata?

Osteochondromatosis vertebra remaja bungkuk adalah gejala utama dengan ankilosis tulang belakang. Leher sering tertekuk, bahu terkulai, dada sempit dan rata, dan tulang belikat menonjol. Kelainan bentuk bungkuk berkembang sampai setelah usia 20 tahun. Stenosis toraks umumnya berhubungan dengan tuberkulosis tulang belakang. Jadi, apa saja kontraindikasi diet untuk pasien dengan stenosis toraks dan perataan? Berikut ini adalah pengantar singkat: 1, diet protein tinggi. Telur, jeroan hewan, ikan, udang, daging tanpa lemak, tahu sebagai sumber protein utama. Dan pilih lebih banyak susu dan produk susu, karena susu kaya akan kasein dan kalsium, dapat meningkatkan kalsifikasi fokus tuberkulosis, kondusif untuk pemulihan tubuh. 2, lemak sedang. Pasien TBC sering anoreksia, nafsu makan yang buruk, sehingga diet memasak, harus lebih sedikit diet minyak yang sesuai, seperti tepung beras, sereal, kacang merah, kacang hijau, ikan, madu dan sebagainya. 3 . Suplemen makanan yang kaya kalsium dan zat besi. Kalsium dapat meningkatkan pengapuran dan penyembuhan fokus tuberkulosis, jadi Anda harus selalu makan susu, residu susu, udang, tahu, sayuran hijau dan makanan kaya kalsium lainnya. Jika pasien TBC mengalami hemoptisis, makanan kaya zat besi harus ditingkatkan, seperti darah hewan, hati, sayuran hijau dan sebagainya. 4, pasokan gula. Menurut kebutuhan fisiologis normal bisa. Namun, ketika kondisi pasien TBC memburuk, sekitar 20-35 gram gula dapat diberikan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan tubuh sebanyak mungkin.