Adenoma tubular sigmoid mengacu pada tonjolan pada mukosa kolon sigmoid yang menonjol ke dalam lumen usus dan merupakan tumor jinak yang termasuk dalam salah satu klasifikasi polip sigmoid.
Adenoma tubular sigmoid didiagnosis dengan patologi, biasanya tidak lebih dari 2 cm, yang terbesar sekitar 2 cm. Penanganan klinis didasarkan pada morfologi tumor, ukuran, jumlah, serta panjang dan ketebalan ujungnya untuk menentukan pilihan penanganan, yang umumnya digunakan adalah penanganan endoskopi atau pembedahan.
Perawatan endoskopi cocok untuk adenoma tubular kolon dengan tumor yang berukuran lebih kecil dari 2 cm; sedangkan perawatan bedah digunakan untuk adenoma tubular kolon sigmoid yang berukuran lebih besar dari 2 cm atau menyebabkan penyempitan lumen usus.
Meskipun adenoma tubular kolon sigmoid merupakan tumor jinak, pasien yang telah didiagnosis dengan adenoma tubular kolon sigmoid harus diobati secara tepat waktu dan menjalani pemeriksaan lanjutan secara teratur untuk mencegah kemungkinan perubahan menjadi kanker.