Jerawat yang sering muncul dapat diatasi dengan modifikasi gaya hidup, pengobatan dan terapi fisik.
1. Manajemen hidup: Terjadinya jerawat mungkin terkait dengan kadar hormon, reproduksi bakteri, kebiasaan buruk dan faktor lainnya. Pasien disarankan untuk mengembangkan kebiasaan hidup yang baik, menghindari begadang dan tidur yang cukup; menjaga kondisi emosi yang stabil dan menghindari kecemasan dan ketegangan; makan makanan yang ringan dan menghindari makanan yang pedas dan merangsang.
2. Pengobatan: Jerawat ringan dan sedang dapat diobati dengan gel adapalene, salep asam retinoat dan obat lain, dan juga dapat dikombinasikan dengan benzoil peroksida; Infeksi sekunder dapat diobati dengan antibiotik seperti krim asam fusidat, salep eritromisin, dll. Jerawat sedang dan berat dapat diobati dengan doksisiklin oral, minosiklin, isotretinoin, dan obat lain.
3. Fisioterapi: Terapi cahaya merah dan biru, terapi fotodinamik, dll. dapat menghancurkan Propionibacterium acnes, meredakan reaksi inflamasi dan membantu memperpendek perjalanan jerawat.
Disarankan agar pasien yang sering berjerawat mencari perawatan medis tepat waktu dan menggunakan obat di bawah bimbingan dokter, hindari pengobatan pribadi untuk menghindari penundaan kondisi.