Gejala-gejala sindrom Asperger sangat mirip dengan gejala autisme: i. Anak mungkin menunjukkan kesulitan bergaul dengan teman sebaya, keterampilan sosial yang buruk, jarang bermain dengan teman sebaya, dan sering bergerak sendirian. Kedua, anak suka melakukan satu hal secara berulang-ulang, seperti membaca buku atau berjalan di satu tempat secara berulang-ulang. Anak menyukai benda-benda khusus, seperti sekrup dan kancing. III. Anak sering berperilaku aneh, seperti menendang-nendang dan membongkar-bongkar peralatan. Karena ketidaksesuaian dan perilaku yang tidak biasa, anak mudah terisolasi dan diganggu oleh teman-temannya. Anak-anak dengan sindrom Asperger memiliki perkembangan intelektual yang relatif baik, dengan hanya sebagian kecil yang memiliki IQ di bawah 70. Beberapa anak memiliki fungsi mental individu yang berkembang dengan sangat baik yang melebihi populasi umum, seperti menggambar dan berhitung. Diperkirakan bahwa sindrom Asperger adalah bentuk autisme yang ringan.