Mengapa Anda mengantuk setelah diambil darahnya?

Mengantuk setelah pengambilan darah biasanya disebabkan oleh reaksi vasovagal.
Reaksi yang merugikan dengan manifestasi sistemik yang dominan, yaitu reaksi vasovagal, dapat terjadi setelah pengambilan darah, dengan pemicu yang meliputi faktor psikofisiologis pada donor serta berkurangnya volume darah.
Sebagian besar gejalanya ringan, bermanifestasi sebagai rasa tidak enak badan, lemas, pucat, berkeringat, gelisah, pusing, dan mual. Beberapa di antaranya lebih parah dan dapat berupa kehilangan kesadaran sementara (sinkop), kejang-kejang, atau inkontinensia. Jika pingsan dan jatuh, hal ini dapat menyebabkan cedera yang tidak disengaja.
Oleh karena itu, dianjurkan untuk beristirahat dengan baik setelah pengambilan sampel darah dan menghindari aktivitas yang terlalu lama dan berat, serta makan sedikit makanan seperti permen dan cokelat untuk memulihkan energi. Jika rasa kantuk masih berlanjut setelah beristirahat dan makan, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan memperbaiki gejala dengan saran dokter jika perlu.
Jika terdapat anemia, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya zat besi (misalnya jeroan hewan, bayam, dll.) untuk membantu memenuhi kebutuhan tubuh. Jika gejala mengantuk setelah pengambilan sampel darah sangat parah atau tidak kunjung membaik, Anda dapat pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan diagnosis yang aktif dan jelas.