Baik iodofor dan yodium digunakan untuk desinfeksi medis, dan komponen desinfeksi yang efektif adalah yodium. Perbedaan utamanya adalah sebagai berikut: 1. Komponen yang berbeda: iodofor adalah yodium tunggal yang dilarutkan dan didispersikan dalam polivinilpirolidon dan membentuk ikatan yang tidak stabil dengannya. Yodofor medis biasanya memiliki konsentrasi yang rendah, biasanya tidak lebih dari 1%, sedangkan yodium, yang juga dikenal sebagai larutan yodium, dibentuk dengan melarutkan kalium iodida dalam etanol; 2. Metode penggunaan yang berbeda: yodofor dapat digunakan secara langsung Setelah aplikasi, yodium perlu dihilangkan dengan alkohol untuk menghindari kerusakan pada jaringan kulit, dll.; 3. Iritasi yang berbeda pada jaringan: iodofor lebih ringan dibandingkan dengan yodium dan tidak terlalu mengiritasi jaringan. Yodium tidak dapat digunakan dalam kontak langsung dengan luka dan selaput lendir dan dapat menyebabkan rasa sakit yang parah dan bahkan nekrosis jaringan. Iodofor menyebabkan rasa sakit yang relatif kecil dan dapat digunakan pada selaput lendir.